• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Warta Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
Semua Komputer Filsafat Agama Ilmu-ilmu Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Kesusastraan Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMK NEGERI SUMATERA SELATAN /NPP 1671091H1004800
  2. Catalog
  3. Bandung Menjelang Pagi
Image of Bandung Menjelang Pagi

Art Original

PERPUSTAKAAN SMK NEGERI SUMATERA SELATAN /NPP 1671091H1004800

Penilaian

0,0

dari 5
Penilaian anda:

Bandung Menjelang Pagi

Brian Khrisna - Nama Orang; Juliagar R.N - Nama Orang;

Menjelang pagi, Bandung berubah menjadi kota yang tak lagi sama. Malam terasa sangat panjang dan lebih mencekam dari kelam. Para bandit, pemadat, tukang judi, bocah geng motor, begundal grafiti, semuanya berkeliaran bak tikus-tikus ketika air got meluap.

Di kota ini, Dipha adalah bocah berandalan yang mampu mengerjakan apa saja. Berjualan bacang di Asia Afrika, pelayan kafe di Braga, buruh angkut kertas di Pajagalan, ataupun buruh kain di Tamin. Apa pun ia lakukan untuk bertahan hidup. Kemampuannya untuk mengerjakan apa saja itu membawanya bertemu dengan seorang gadis misterius bernama Vinda yang ngotot minta dicarikan tempat tinggal dengan segala syarat yang tak masuk akal.

Seperti dipermainkan oleh takdir, satu-satunya tempat yang tersedia adalah kontrakan petak yang terletak tepat di seberang kontrakan Dipha. Mau tidak mau, Vinda akhirnya menempati kontrakan itu.

Vinda yang sangat mencintai Bandung begitu bertolak belakang dengan Dipha yang sudah mengenal betapa bobroknya kota itu ketika menjelang pagi. Asia Afrika, Braga, Dago, Kalipah Apo, Astana Anyar, Banceuy, Jalan ABC, dan seluruh jalan-jalan tikus di Kota Bandung menjadi saksi tumbuhnya perasaan di antara keduanya.

Namun, sayangnya mereka berdua kerap lupa, bahwa sejatinya, oleh-oleh paling khas dari Kota Bandung adalah: patah hati.

*****
Untuk bertahan hidup di Bandung, Dipha bekerja serabutan. Apa pun akan ia kerjakan asalkan bisa mendapat uang untuk menyambung hidupnya sehari saja. Suatu siang, saat membawakan pesanan bacang untuk para petugas puskesmas, ia bertemu dengan seorang gadis misterius yang selalu memakai masker dan sarung tangan.

Selanjutnya, ia dimintai tolong untuk mencarikan sebuah kosan yang murah dan bersih untuk gadis itu. Lama berkeliling Kota Bandung, mereka tak kunjung menemukan kosan yang sesuai. Hingga akhirnya Dipha membawa gadis itu ke kontrakan yang berada berseberangan dengan kontrakan yang juga ditumpanginya. Dimulailah hari-hari Dipha bersama si gadis misterius yang bernama Vinda. Cerita keduanya pun bergulir.

Vinda begitu mencintai Kota Bandung sedangkan Dipha telah melihat kota itu dari segala sisinya, termasuk sisi gelap yang selama ini tidak terlihat melalui lensa kamera para wisatawan. Jalan Asia Afrika, Braga, Dago, jembatan layang Pasupati, menjadi saksi berkembangnya rasa di antara keduanya. Namun, rahasia yang keduanya simpan akan menentukan apakah kisah mereka akan berakhir bahagia, ataukah mereka akan mendapat oleh-oleh terbaik yang diberikan Kota Bandung: patah hati.

Bandung Menjelang Pagi menceritakan tentang sepasang manusia yang bertemu, memadu kasih, dan dipaksa untuk berpisah di Kota Bandung. Isinya sarat dengan kehidupan yang dijalani kelompok masyarakat yang kerap terlewatkan oleh penglihatan mata. Cerita yang penuh harap akan hidup yang Bahagia, tapi terpaksa menerima realitas, bahwa manusia boleh berencana, tapi tetap Tuhan yang menentukan takdir tiap hamba-Nya.

Ketersediaan
LokasiKode EksemplarNo. PanggilStatus
My Library (800)3087899.221 BRI bTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
899.221 BRI b
Penerbit
Jakarta: Media Kita, 2025
Deskripsi Fisik
iv=300 hlm.; ilus; 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-794-811-5
Klasifikasi
899.221
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 8
Subjek
Fiksi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas

Tidak Ada Data

Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar
Resensi Buku
Login untuk menulis resensi


PERPUSTAKAAN SMK NEGERI SUMATERA SELATAN /NPP 1671091H1004800
PERPUSTAKAAN SMK NEGERI SUMATERA SELATAN /NPP 1671091H1004800
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 64
Online: 64 Onsite: 0
Bulan ini 2.391
Online: 2.391 Onsite: 0
Total 3.973
Online: 3.853 Onsite: 120

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar