Art Original
PERPUSTAKAAN SMK NEGERI SUMATERA SELATAN
Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan bercerita tentang seorang anak muda bernama Ajo Kawir yang digambarkan sebagai pemuda yang bermasalah, nakal, dan biang onar. Suatu ketika bersama sahabatnya Si Tokek, Ajo Kawir mengintip sebuah tragedi pemerkosaan yang dilakukan oleh dua orang polisi terhadap seorang perempuan sakit jiwa.
Mereka mengintip kejadian tersebut melalui lubang dari jendela dan nahasnya perbuatan mereka ketahuan saat salah satu di antara mereka terpeleset jatuh. Si Tokek sendiri berhasil kabur, sedangkan Ajo Kawir sialnya dibekuk oleh kedua polisi tersebut.
Tak mampu melawan, Ajo Kawir langsung diseret ke dalam gubuk tempat berlangsungnya perbuatan bejat kedua polisi tersebut. Ajo Kawir dipaksa untuk menyaksikan pemerkosaan tersebut, bahkan sampai diajak untuk turut serta dengan moncong pistol diarahkan ke kepala Ajo Kawir.
Di puncak rezim yang penuh kekerasan, kisah ini bermula dari satu peristiwa: dua orang polisi memerkosa seorang perempuan gila, dan dua bocah melihatnya melalui lubang di jendela. Dan seekor burung memutuskan untuk tidur panjang. Di tengah kehidupan yang keras dan brutal, si burung tidur merupakan alegori tentang kehidupan yang tenang dan damai, meskipun semua orang berusaha membangunkannya.
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (800) | 3009 | 899.221 EKA s | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain
Tidak Ada Data